Pengumuman

Rekonstruksi Pendanaan Pondok Yatim Piatu An-Najm


Dari jabar.kemenang.go.id Pendanaan kegiatan pembangunan dan operasional lembaga pondok pesantren adalah masalah klasik yang sering menjadi momok. Namun demikian, kalimat itu tidak berlaku untuk Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm Surade. Di bawah kepemimpinan Henda  Pribadi, M.Ag, pengasuh dan pimpinan pondok pesantren Yatim Piatu An-Najm sekaligus Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, lembaga ini berusaha menghidupi dan mengembangkan pola pendidikan pesantren dengan berbagai terobosan-terobosan baru, terutama dalam hal pendanaan.

Saat ditemui di kediamannya, Ahad (18/02/2018), Henda Pribadi, M.Ag menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Yatim Piatu yang dibinanya berbasis pada kekuatan unit produksi yang saat ini sedang digarapnya di samping menggunakan cara-cara kontemporer yang biasa digunakan oleh umumnya pondok pesantren seperti pendanaan dari donatur, dermawan maupun para aghniya. Menurutnya, unit produksi adalah salah satu bentuk rekonstruksi pendanaan kegiatan pesantren, yang tidak melulu mengandalkan dana dari para donatur. “Unit produksi ini akan menciptakan kewibawaan pondok pesantren itu sendiri, dan Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm Surade menjadikan pertanian/perkebunan dan peternakan, khususnya perkebunan Markissa dan ternak Kambing menjadi unit produksi lembaga ini, walaupun sampai hari ini hasil produksinya masih sangat terbatas. Dan kedepan, dua unit produksi yang tengah dikembangkan akan dijadikan program pioneer pondok pesantren ini”, tuturnya.

Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm ini berdiri di atas tanah wakaf seluas 1000 m2 dengan jumlah santri sebanyak 32 orang. Pesantren ini lahir dilatarbelakangi banyaknya anak yatim piatu di sekitar Kecamatan Ciracap dan Surade yang pendidikannya tidak tersentuh. Walaupun masih belum mampu menampung santri dalam jumlah yang besar, namun dengan semangat kemandirian yang dimiliki oleh  pengasuh pondok pesantren An-Najm akan terus mengasuh dan memberi pendidikan gratis bagi anak-anak yatim piatu lainnya. *Iqbal*