Sambutan Pengasuh Pondok Yatim Piatu An-Najm
Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah Puji syukur kehadirat Allah SWT
yang telah
melimpahkan segala rohmat, taufiq, dan hidayahnya kepada kita sehingga kita
masih dapat menikmati anugrah terindahnya yang ada dimuka bumi ini, semoga kita semua senantiasa dalam lindungan-Nya, serta
diberikan kemudahan dalam melaksanakan tugas sebagai Khalifah fil ardh.
Shalawat dan salam senantiasa disampaikan
kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan para pengikutnya, semoga kita
termasuk umat yang dapat meneruskan risalah Rosulullah SAW, untuk mewujudkan
Islam sebagai Rahmatan lil’aalamiin.
Selanjutnya, kami
selaku pengasuh Pondok Yatim Piatu An-Najm mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada semua donatur, dermawan, kawan/rekan, muslimin/muslimat dan seluruh
masyarakat dalam maupun luar negeri yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan
kepada kami demi keberlangsungan pembinaan anak-anak yatim.
Semoga apa yang
telah saudara lakukan dengan cara menyisihkan sebagian rizki untuk menyantuni
anak-anak yatim di Pondok Yatim Piatu An-Najm ini di ridhoi oleh Allah SWT, dan
digantikan dengan rejeki yang berlimpah ruah yang datangnya tak diduga duga. Aamiin…
Dalam hadistnya
Rasulullah SAW berkata, “Bila engkau
ingin agar hati menjadi lembut dan damai dan Anda mencapai keinginanmu,
sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan seperti yang
engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang serta lembut dan
keinginanmu akan tercapai”. (HR Thabrani).
Hadis tersebut
memberikan petunjuk kepada umat Islam bahwa salah satu sarana untuk menenangkan
batin dan mendamaikan hati adalah mendekati anak yatim, terlebih yatim piatu.
Mengusap kepala mereka (menyayangi) dan memberinya makan minum merupakan simbol
kepedulian dan perhatian serta tanggung jawab terhadap anak yatim/piatu.
Berbuat baik
terhadap anak yatim/piatu bukanlah sekadar turut membantu menyelesaikan lapar
dan dahaga sosialnya. Tetapi, di sisi lain perbuatan itu merasuk ke dalam
batin, menenteramkan hati, dan mendamaikan perasaan orang yang memberi
perhatian kepada mereka. Berbagai ayat Al-Quran dan hadis Nabi banyak
membicarakan betapa mulianya kedudukan anak yatim/piatu di mata Allah SWT.
Pendidikan ditempatkan pada posisi yang
sangat penting, sebagai wadah untuk menyiapkan generasi muda yang berakhlak,
cerdas, mampu membangun bangsa dimasa yang akan datang. Memberikan fasilitas
pendidikan, berarti menyiapkan suatu kehidupan yang lebih baik. Dalam hal ini kami
menyediakan wadah untuk dimanfaatkan agar dapat menyebarkan islam secara kafah
dan membantu anak-anak yatim piatu untuk dapat mengkaji ilmu agama dan mendapat
fasilitas pendidikan formal. Semoga niat dan amal ibadah yang kita lakukan
beliau di Ridhoi oleh Allah Subhaanahu Wata'alaa. Aamiin…
Wassalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
